Mekanisme Kerja

Mekanisme kerja yang dimaksud adalah suatu sistematika kerja dari fungsionaris organisasi. Dalam pelaksanaannya,  akan memadukan kedua garis kerja tersebut diatas dangan memperhatikan  aturan yang jelas pada setiap tingkatan organisasi sehingga akan terjadi pembagian tugas, wewenang dan pertanggungjawaban yang jelas.

Berdasarkan struktur yang ada maka mekanisme kerja dapat digambarkan sebagai berikut :

1. Pada Pimpinan Pusat

  1. Hubungan kerja antara Ketua dengan Sekretaris, Bendahara dan Bidang - bidang adalah bersifat  instruksi sehingga dalam hubungannya menggunakan garis istruksi.
  2. Hubungan kerja antara Sekretaris, Bendahara dan Bidang - bidang adalah bersifat koordinatif sehingga garis koordinasi digunakan dalam hubungan-hubungan kerja karena mempunyai kedudukan yang sama.

2. Pada Pimpinan Kabupaten / Kota

  1. Hubungan kerja dalam struktur organisasi antara Pimpinan Pusat dengan Pimpinan Kabupaten / Kota adalah bersifat intruksi dan kordinasi.