Aliansi Pemuda Hindu Bali Didorong Ikut Menjaga Nilai Kerukunan

  • Dibaca: 33 Pengunjung

Hari/Tanggal
:
Senin, 04 Juni 2018
Tempat
:
Denpasar,Bali

Puluhan pemuda yang tergabung dalam Aliansi Pemuda Hindu Bali (APHB) dilantik oleh Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Republik Indonesia Provinsi Bali, I Nyoman Lastra, S. Pd., M. Ag, Minggu (3/6/2018).

Hadir dalam kesempatan itu Ketua PHDI Provinsi Bali, Prof. Dr. Drs. I Gusti Ngurah Sudiana, M. Si, perwakilan Dinas Pendidikan Provinsi Bali, Dinas Pemuda dan Olah Raga Provinsi Bali, Badan Kesbangpol Provinsi Bali, organisasi kepemudaan, dan mahasiswa. I Nyoman Lastra dalam sambutannya mendukung berdirinya Aliansi Pemuda Hindu Bali.

Menurutnya, pemuda adalah tulang punggung bangsa. Oleh karena itu, keberadaan organisasi yang baru terbentuk ini diharapkan bisa mewadahi para pemuda Hindu di Bali dalam mengembangkan kreativitas. "Dengan demikian, saya mendukung keberadaan organisasi ini," ungkapnya.

Lebih lanjut, ia mengimbau pemuda Hindu jangan pernah lupa dengan sejarah. Sejarah sangat penting untuk menuntun perjalanan menuju masa depan yang lebih baik. "Orang yang lupa sejarah akan berjalan di kegelapan. Pati kaplug," ujarnya. Dikatakannya, Hindu memiliki sejarah panjang.

Pernah timbul dan tenggelam seiring zaman. Namun tetap eksis hingga saat ini dengan berbagai warna, karena merangkul kultur atau budaya di tempatnya berkembang. Oleh karena itu, yang ditekankan adalah jangan sampai mempertentangkan Hindu di India, Nusantara, dengan Hindu di Bali.

"Jangan dipertentangkan ajaran Hindu di India dan di Bali. Jangan sampai ada dikotomi. Silahkan membuka diri, namun silahkan memanfaatkan yang berguna untuk kemajuan umat," paparnya. Dijelaskan pula, Agama Hindu di Bali bukan hal baru.

Agama Hindu di Bali merupakan kepercayaan murni orang Bali yang mendapat warna-warna dari luar. Oleh karena itu, Hindu di Bali tetap tegak hingga sekarang. "Kita patut berbangga," tegas Lastra. Oleh karena itu, kata dia, pemuda Hindu Bali harus bersama-sama menjaga nilai-nilai kerukunan.

Jangan sampai Hindu terpecah belah karena berbagai permasalahan intern. "Jadi saya minta Aliansi Pemuda Hindu Bali ikut menjaga kerukunan," tegasnya lagi.

 

"Jangan dipertentangkan ajaran Hindu di India dan di Bali. Jangan sampai ada dikotomi. Silahkan membuka diri, namun silahkan memanfaatkan yang berguna untuk kemajuan umat," paparnya. Dijelaskan pula, Agama Hindu di Bali bukan hal baru.

Agama Hindu di Bali merupakan kepercayaan murni orang Bali yang mendapat warna-warna dari luar. Oleh karena itu, Hindu di Bali tetap tegak hingga sekarang. "Kita patut berbangga," tegas Lastra. Oleh karena itu, kata dia, pemuda Hindu Bali harus bersama-sama menjaga nilai-nilai kerukunan. Jangan sampai Hindu terpecah belah karena berbagai permasalahan intern. "Jadi saya minta Aliansi Pemuda Hindu Bali ikut menjaga kerukunan," tegasnya lagi.

 

Sumber : https://bali.tribunnews.com/2018/06/04/aliansi-pemuda-hindu-bali-didorong-ikut-menjaga-nilai-kerukunan

  • Dibaca: 33 Pengunjung